Geliat Ekonomi di Ajang Religi: Medan Helvetia Pamerkan Produk UMKM Unggulan 7 Kelurahan di MTQ ke-59
Senin, 13 April 2026, 15:32:23 | Dibaca: 21
MEDAN – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan tahun 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para qari dan qariah, tetapi juga menjadi etalase kebangkitan ekonomi lokal. Kecamatan Medan Helvetia hadir memukau pengunjung dengan stan pameran yang menyajikan beragam produk unggulan dari tujuh kelurahan di bawah naungannya.
Kecamatan Medan Helvetia mengambil peran aktif dalam mensukseskan MTQ ke-59 dengan menghadirkan stan UMKM yang komprehensif. Pameran ini menampilkan produk mulai dari kuliner tradisional, kerajinan tangan kreatif (kriya), hingga kebutuhan rumah tangga hasil produksi lokal warga Helvetia.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Medan Helvetia, Gunawan Perangin-angin, S.T., M.M., bersama jajaran lurah dan pelaku UMKM dari tujuh kelurahan: Helvetia, Helvetia Timur, Helvetia Tengah, Tanjung Gusta, Dwikora, Cinta Damai, dan Sei Sikambing C-II. Kehadiran tim ini bertujuan untuk mempromosikan kemandirian ekonomi wilayah Medan Helvetia kepada khalayak luas.
Stan pameran ini berlokasi di area bazar Kecamatan Medan Sunggal sebagai tuan rumah MTQ ke-59 Kota Medan. Posisi stan yang strategis di jalur utama pengunjung menjadikannya salah satu titik paling ramai dikunjungi selama masa perlombaan berlangsung.
Pameran produk UMKM ini berlangsung sepanjang perhelatan MTQ, dimulai sejak pembukaan pada Sabtu, 11 April 2026, hingga penutupan yang dijadwalkan pada 18 April 2026.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat. MTQ dipandang sebagai momentum yang tepat karena mampu mengumpulkan ribuan orang, sehingga menjadi sarana promosi yang efektif agar produk lokal Helvetia naik kelas dan lebih dikenal masyarakat Kota Medan.
Keunikan stan Medan Helvetia terletak pada keberagaman produk yang ditawarkan oleh masing-masing kelurahan, di antaranya:
- Kelurahan Helvetia: Menyuguhkan camilan menggugah selera seperti Mercu, Emping Bumbu Rujak, Kue Bawang Abon, dan Kentang Bumbu Rujak, serta keindahan Bunga Akrilik.
- Kelurahan Helvetia Timur: Fokus pada kue-kue kering berkualitas seperti Nastar, Kue Bawang Abon, Rengginang, serta Keripik Ubi dan Pisang.
- Kelurahan Helvetia Tengah: Inovatif dengan produk kebutuhan rumah tangga berupa Sabun Pencuci Piring, Pembersih Lantai, dan Deterjen cair buatan warga.
- Kelurahan Tanjung Gusta: Menampilkan sisi elegan dengan Songket Medan dan asesoris, serta kuliner khas seperti Wajik Bandung, Bawang Goreng, dan produk dari Dapur Chabilgis.
- Kelurahan Dwikora: Menghadirkan produk kesehatan lewat Jamu Sehat Bu Harni, Sari Jangek, serta aneka camilan dari Istana Kripik Nabila, Kue Bawang Mbak Lala, dan Aqila Snack.
- Kelurahan Cinta Damai: Menawarkan camilan kekinian seperti Basreng, Emping, dan Stik Kentang.
- Kelurahan Sei Sikambing C-II: Memukau pengunjung dengan produk ramah lingkungan Eco Print, berbagai asesoris cantik, dan Kentang Goreng renyah.
"Kami membawa semangat bahwa suksesnya MTQ bukan hanya soal piala di mimbar, tapi juga soal kesejahteraan di tingkat akar rumput. Melalui stan ini, kami menunjukkan bahwa warga Medan Helvetia sangat kreatif dan produktif," ujar salah satu petugas stan di lokasi pameran.
Hingga hari ini, stan Medan Helvetia terus dibanjiri pengunjung yang ingin membeli oleh-oleh khas sambil menunggu putra-putri terbaik Helvetia bertanding di panggung utama.